January, 2009

soerabaja tempo doeloe

Sebenarnya aku mau menceritakan tentang liburanku yang 2 hari kemaren, tapi karena aku terlalu malas dan aku juga sudah sering menceritakan ke teman-temanku jadinya aku sudah gak pengin lagi untuk menceritakannya. Dan pas lagi browsing-browsing kemaren aku menemukan artikel yang menarik bagiku, aku gak tahu apakah menarik juga buat anda tapi aku menyukai artikel ini.

Soerabaja tempo doeloe, yupz itulah artikelnya. Pas mencari lewat bung google aku menemukan satu alamat yaitu Djawa Tempo Doeloe, dan Suara Surabaya aku menemukan banyak foto tentang Surabaya pada jaman dahulu.

Seperti misalnya foto dibawah ini :

Kantor Gubernur Jawa Timur Jalan Pahlawan (1955-1966), Sumber : Suara Surabaya, Foto: Tan Tat Hin, Koleksi : Risky

Kantor Gubernur Propinsi Tingkat I Jawa Timur di Jalan Pahlawan, dulu merupakan kawasan padat dua jalur. Saat ini, Jalan Pahlawan hanya satu jalur saja. Sumber :Suara Surabaya, Foto by Totok Suara Surabaya.net.

Selain foto diatas, masih banyak lagi foto-foto sorabaja tempo doeloe yang aku dapat dari penjelajahan di internet. Atau foto yang ini :

Suasana sekitaran Blauran Surabaya antara tahun 1955-1966, Sumber : Suara Surabaya, Foto: Tan Tat Hin, Koleksi : Risky

Kawasan Blauran masih tetap menjadi kawasan yang ramai dan padat. Cuma saja, deretan baliho dan papan reklame menutup bagian-bagian bangunan lama dikawasan Blauran itu. Foto by Toto suarasurabaya.net

Nah sebenarnya masih banyak lagi penemuanku selain ini, tapi aku masih belum ada rencana mau menulis arikel ini seutuhnya di blog yang mana. *hehehe terlalu banyak blog juga jadi bingung yak, padahal loh blog aku cuman 2 biji doank*

Tapi tentunya bakalan aku tulis kok soalnya aku pengin memberi pengalaman akan hasil temuanku ini. Ok dech nanti disambung lagi jika aku ada waktu.

Ps : Bagi kalian yang punya foto-foto tentang kota kalian pada jaman dahulu, jangan sungkan-sungkan untuk memberitahuku lewat email atau lewat fs atau mungkin lewat komentar, asal jangan lewat kartu pos soalnya aku gak bisa kasih alamatku disini, hehehehe. Aku juga ingin tau bagaimana bentuk kota selain kota surabaya pada masa dahoeloe kala.

gaje alias gak jelas

Jangan kaget jika membaca tulisan diatas, gaje alias gak jelas *orangnya ajah udah gak jelas, jadi jangan kaget yak*

Ehm, yang dimaksud disini gak jelas karena emang aku gak ada topik khusus untuk diungkap selayaknya silet *bletak*. Makanya karena aku banyak yang terpikir di otak dan juga karena waktu juga masih lama buat pulang (baca : lagi bosan) jadinya aku tulis apa ajah dech yang aku pikirkan sekarang.

Pagi tadi :

Masih belum tau mau ngapain, sambil lihat dahsyat aku buka friendster. Disitu ada koment dari temanku yang bernama pay dian. Dan kata-katanya itu loh kayak senewen, jadinya sedikit esmosi aku.

Buat pay dian, apa sech yang salah denganku. Aku kan cuma tanya kabar doank, kenapa kamu balas komentku seperti senewen gitu. Kalau emang udah gak mau berteman sama aku lagi, ngomong dong!!!!

Lantas, aku pun malas buat ngapa-ngapain lagi. Malas buat balas koment dari yang lainnya, mau nulis di blog pun jadi malas. Ini semua hanya gara-gara cowok gak jelas.

Siang tadi :

Mau melanjutkan nulis cerita di blog, tapi masih gak mood. Akhirnya browsing-browsing lihat foto soerabaja tempo doeloe. Ternyata soerabaja tempo doeloe bagus yak? indah banget, seru. Jadi pengin lihat langsung nih. Seandainya ada mesin waktu yang bisa mengantarkan aku ke tempat dahulu kala saat soerabaja masih tempo doeloe, pasti akan jadi cerita yang menarik. hehehe,,,,,

Sampai lama browsingnya, lihat-lihat blog juga yang lainnya (siapa tahu ada yang kesasar lagi di blogku).

And Now :

Sekarang aku lagi chat lewat ym sama Apples dan a0i_luna (temanku yang ada di jakarta). Dan sekarang juga otakku sedang kosong (Kenapa yah disaat aku ingin menulis uneg-unegku kok malah otakku kosong gak ada isinya).

Benar-benar aneh……

Ehm pengin sih cerita tentang liburanku yang gila abiz selama 2 hari kemaren *tapi masih malas*. Besok aja yak kalau udah gak malas.

Entar malam :

Nanti malam mau ngapain yak, aku masih bingung. Habis pulang darisini, entar ngapain yak?! Ehm yang jelas nanti aku masih harus les private, dan setelah itu mungkin gak ngapa-ngapain. Membosankan banget yak hidupku, tapi ya beginilah hidupku. Maka dari itu, aku selalu mencari keseruan sendiri biar gak terlalu membosankan. Apalagi aku memang anaknya cepat bosan, jika disuatu tempat selama 2 jam aku pasti akan terkena syndrome kebosanan *syndrome yang aneh*.

Ehm….. apalagi yak, waah….. iya aku lupa pulsa ha-peku habis…… hehehehehe

Udah dulu yak cukup disini ajah dulu, aku mau ngisi pulsa dulu.

Ps : Saat aku masih menulis artikel ini, saat itu aku juga masih chat sama Apples dan a0i_luna.

Apples in the wonderland

Sebenarnya aku bingung mau ngasih judul apa, secara aku juga bingung akan cerita apa di episode ini. Tapi ya karena tanganku gatal pengin cerita (loh apakah sekarang sudah ganti tugas, bukankah yang kita tau mulut yang suka bercerita. Kok malah tangan yang bercerita?) Maksudku itu tanganku gatal pengin nulis cerita, begono……

Nah dikarenakan tangan gatal pengin nulis cerita tapi gak ada cerita, ya udah aku mau nulis apa yang terpikir di otakku berhubungan dengan apa yang barusan terjadi. Ehm….. judulnya apa tadi? Apples in the wonderland yak? Pembukaan cerita gimana ya enaknya.

Jadi gini awal mulanya, eh kenalin dulu Apples ini adalah band indie *maybe* yang punya lagu *ya iyalah punya lagu, o’on apa bego siy ini yang nulis. hehehehe*. Nah awal mulanya itu aku pas awal-awal kenal ma si komandan *koibito-ku sekarang* aku dikasi dengar lagu yang berjudul eliez.

Nah karena aku belum pernah dengar, aku tanya ke dia. “Lagunya siapa ini? Gak pernah dengar tuch.” Secara aku hanya suka dengerin lagunya Avril, jadi ya aku gak tau lagu yang barusan dia dengerin ke aku. “Itu lagunya Apples, ada juga yang lainnya judulnya my black valentine. Bagus kan?” Karena aku baru saja mendengar lagu ini, ya aku gak bisa menjawabnya.

“Apples ini band indie tapi udah terkenal di kalangan anak sekolah, soalnya Apples suka manggung di pensi-pensi sekolahan sama di kampus-kampus gitu.” Mulailah si komandan yang masih menjadi temanku saat itu berorasi, menjelaskan tentang si Apples ini. Dan karena aku gak begitu tau, akupun hanya mendengarkan saja seperti anak kecil yang dikasi tau kalau jajan sembarangan itu berbahaya. hehehe hiperbolis banget.

“Emang sech lagunya Apples jarang diketaui orang pada umumnya, tapi Apples terkenal di kalangan anak kuliah ma anak SMA gitu. Teman-temanku ajah banyak yang tau.” Ya iyalah temannya banyak yang tau, nah wong temannya ini banyak yang masih sekolah. “Dulu pernah aku diajak ngamen ma teman-temanku dimana gitu,  malah ada yang request. Gini katanya ‘mas bisa lagu my black valentine gak? yang Apples in the wonderland itu loh mas’ Dan tau mereka ngasi berapa setelah aku nyanyiin lagu my black valentine?” Jelas aku hanya geleng-geleng kepala saat itu. “Mereka ngasi 10ribu dengan ditambah aku nyanyi lagu eliez yang barusan kamu dengerin ini, dan mereka itu anak kuliahan.” Dan asal tau ajah saat itu si komandan ini bercerita dengan bersemangat sekali, dan aku hanya bisa ber-oooo……. dengan mimik yang gak tau apa-apa.

Saat itu aku berpikir begitu bagusnya kah lagunya si Apples ini??? Esoknya aku mencoba cari Apples lewat bang google. Tapi karena aku gak tau kata kuncinya, aku ngetik Apples ajah dan ternyata yang keluar ya Apples dalam arti kata yang sesungguhnya. Yupz….. Apples is apel. Akhirnya setelah hari itu aku melupakan tentang si Apples dengan cerita dari komandan serta lagunya yang pernah nangkring di kupingku.

Mungkin aku memang ditakdirkan harus bertemu lagi dengan kata-kata Apples ini dech. Karena suatu hari di bulan desember kemaren *lupa tepatnya*. Saat aku lagi asyik-asyiknya meng-update friendster, mataku melihat di buletin board ada judul bertuliskan my black valentine. Aku langsung mengingat-ingat, karena sepertinya kata itu gak begitu asing bagiku. Aku coba mengkliknya dan membaca tulisan tersebut. Dan darisinilah awal mula aku mengetaui tentang Apples.

Saat mataku sudah mencapai tulisan terakhir, disitu tertulis Apples In the Wonderland. Mungkinkah ini yang pernah diceritakan komandan? Aku pun mencoba untuk mengetik Apples In The Wonderland di search engine-nya milik bang google. Dan keluarlah link-link yang mempunyai judul Apples In The wonderland. Salah satunya adalah alamat blog yang ternyata milik Apples In The Wonderland ini, alamatnya http://applesinthewonderland.blogspot.com.

Disitu aku baca-baca dan aku mencoba mendengar lagu yang mempunyai judul eliez. Bener, lagu ini yang pernah dikasi dengar sama si komandan. Oalah…… ini toh Apples itu. Dan taukah kalian my prend, setelah aku kelayapan di blognya Apples ini, ternyata aku jadi suka sama lagunya. Ngasi komentar, terus baca-baca, nulis-nulis *gak tau nulis apaan disitu*, download lagunya. Dan aku makin keranjingan sama lagunya.

Akhirnya aku sering nongkrong di blognya Apples ini, nge-add fsnya. Dan cerita ke komandan ma teman-temannya. Secara setiap kumpul sama mereka ntu pasti dech bakal nyanyi lagunya Apples yang berjudul eliez. Saat aku bercerita ke mereka, mereka seneng banget. Tapi sayang mereka jadul abiez, gak pernah maen ke warnet. Jadinya aku hanya cerita seperlunya doank.

Tyuz pas aku baca tentang cigarettes nation, aku lihat video klipnya. Eh kayaknya aku juga pernah denger lagu ini dech *aku ini gaya banget dech, apa-apa bilangnya udah pernah denger. hehehe*. Tapi beneran aku pernah denger di iklan, dan lewat iklan itu aku suka ma musiknya. Eh gak taunya juga termasuk si Apples ini. Dan makin lama aku makin suka dech, sering nongkrong di blog ma fs-nya, sering dengerin lagunya. Dan namanya itu loh seru, kreatif, lucu, aneh, ya pokoknya asyik lah. Apples In The Wonderland (asyik kan namanya?), Cigarettes Nation (seru ntu namanya).

Nah tadi barusan ajah aku nongkrong di blognya Apples lagi, terus tanpa aku duga ym mereka ntu aktif. Ya udah aku iseng ajah ngeklik, dan tanpa aku duga lagi di-app dengan baik sekali. hehehehe selanjutnya ya chat gitu ma si Apples ini. Cerita-cerita dan seru banget, hanya 1 kata yang ada dalam otakku saat ini : Asyik.

Ehm…. maybe aku pengin dech liat Apples ini manggung. Dan tentunya aku pengin ngeliatnya sama si komandan, hehehe.

Jadi ya begitulah ceritanya, nah karena tanganku sudah gak gatal lagi jadi ya mungkin cukup disini dulu ceritanya. Selain itu, aku juga ngantuk dan otakku juga udah gak ada kata-kata lagi yang pengin dikeluarin. hehehehe

Yasud lah, kalau ada kabar terbaru lagi pasti akan aku kabar-kabari lagi. Oce chuy……

Lagunya Apples In The Wonderland

Judul : Eliez

Kau bagaikan iblis, iblisku yg manis. Kau hanya fantasi fetishku yg kini t’lah habis! Oh, Elize, lihatlah, hidupku berubah. Hidupku kini bahagia dalam cinta yg wajar.

B-bunuhlah aku dari ingatanmu. Kenangan manis jadi pahit bila t’rus kausimpan. Betapa kuingin… tapi ku tak mungkin mempertaruhkan hidupku dalam permainanmu.

chorus
Oh, Elize, mengapa kau kembali di saat aku terlanjur berjanji merubah hidupku, dan setia padanya (pada cinta yg bisa kupegang di hidupku) ?

Cintamu adalah masa lalu! Cinta yg t’lah habis biarkan berlalu… Biarkan rahasia menjadi rahasia. Sesuatu yg tak mungkin kuungkap!

Lihatlah dirimu, lihatlah diriku! Kau sayang padaku, maka tolong lepaskan aku. Lihatlah dirinya… Sungguh ku tak bisa berdusta pada gadis manis sebaik dirinya.

hujan part 2

Karena sekarang masih bulan januari dan masih musim hujan, jadinya ya jangan kaget jika judul diatas adalah hujan part 2. Kisah ini terjadi kemaren sore pas aku pulang gawe. Menurutku cerita ini termasuk cerita o’on bagi orang yang urat malunya putus seperti diriku ini. hehehehehe…….

Ceritanya kemaren pas aku gawe, aku chat sama temanku lewat ym. DIsana cerita-cerita sama becanda-becanda gitu. Dan tak terasa ternyata sudah pukul 4 sore, ya aku harus pulang lah. Tapi dan tapi kebetulan aku sama temanku ini udah lama gak ketemu akhirnya kita janjian buat ketemu and pulang bareng. wuokeh dech aku bakal tungguin tuch temen lawas, secara udah lama banget gak ketemu, kan jadi kangen. hehehehe

Akhirnya acara penungguan pun dimulai, aku tunggu di tempat yang udah dijanjikan. Tunggu punya tunggu, gerimis mengundang. Busyet dah….. tapi masih gerimis sich gak pa-pa lah…..

10 menit kemudian si temanku ini datang, “Wuoi…. lala, ya ampyun….. kangen aku.” Eits, stop. Lala???? Yupz pasti kalian bertanya-tanya kan, namaku lala apa fitri???? Jadi begini, flashback ke cerita disaat aku masih SMP.

Dahulu kala saat aku masih SMP kelas 1, masih imut-imutnya diriku. Pas pelajaran bahasa indonesia, setting di ruang kelas. Terdapat 40 murid didalam kelas tersebut dan seorang guru cewek killer. Saat itu sedang ada tugas menyelesaikan BTS (Buku Tugas Siswa), lalu acara pengumpulan BTS pun dimulai. Nah tradisi di sekolah kami adalah setelah buku itu dinilai akan dikembalikan ke murid-murid dengan cara dipanggili satu-satu menurut nama yang tertera di BTS tersebut.

Nasibku daridulu sudah sial kok, pas ada buku yang gak ada namanya (dengan pe-denya aku mengira itu bukan bukuku). Aku pun hanya diam saja saat si guru tersebut memanggil bukuku dengan sebutan Lala (saat itu masih booming-boomingnya film teletubbies), dan aku masih tetap diam di kursiku merasa itu bukan bukuku.

Namun ternyata takdir berkehendak lain, saat semua sudah mendapatkan buku BTS masing-masing tinggallah aku yang belum mendapatkan. Tau kan apa yang terjadi selanjutnya? Aku menghadap ke meja guruku dan mengatakan bahwa buku yang tak ada namanya tadi adalah bukuku. Dan langsung saja tuch guru mengatakan, “Tadi dipanggili gak datang, eh sekarang ngaku kalau ini buku kamu. Anak-anak……. tadi saya memanggil apa???”, “LALA……” koar semua murid di kelas itu. Dan jadilah namaku berubah menjadi lala sejak saat itu, sejak aku masuk SMP kelas 1 saat permulaan tahun pelajaran. Hingga kini nama itu melekat erat sebagai Nick nameku. Sudah tau kan siapa panggilanku.

Wokeh, kita kembali ke laptop topik yang tadi tentang hujan. Nah setelah ketemu ngobrol-ngobrol sebentar. “Pulang tah lis, masih hujan niy…. ntar kamu kehujanan lagi”, Harap diingat diriku ini sangat tidak tega melihat teman yang kehujanan lantas kedinginan. Beda sama diriku yang tahan banting, hehehehe.

“Gak pa-pa la, sekali-kali hujan-hujan.”, ya udah dia udah bilang gak pa-pa lagian juga hujannya juga gak deras banget. Di jalan sambil ngobrol serasa jalan milik berdua dech…….

Lantas tanpa diduga-duga, BRESSSS…… BYURR……… hujan deras banget tanpa bilang-bilang saudara-saudaraku sekalian. “Lis kamu gak berteduh tah, hujan niy…. kalau aku sich udah biasa”, “Udah gak pa-pa la…..”

Ya udah kalau begitu lanjut lagi, sambil ngobrol di jalanan dengan berpayung hujan *emang ada yak payung hujan?*. Jalan terus dan main bentar ke rumah temanku ini. Ngobrol bentar, harap diingat saat itu saya sudah basah kuyup gak karuan kena hujan yang derasnya minta mampus.

Akhirnya sekalian basah aku langsung pamit pulang. Beberapa menit kemudian, pertanyaan mulai muncul di otakku. Kok daerah sini gak basah yak??? Apa disini gak hujan tadi. Aku pun celingak-celinguk mencari daerah yang terkena hujan, melihat awan yang ternyata cerah banget gak mendung sama sekali. Hya Ampyun….. dan ternyata disitu hanya akulah yang basah kuyup.

Tapi ya PD ajah dech walaupun banyak tatapan mata yang seperti mengatakan padaku “Kehujanan dimana niy anak, orang cerah begini kok basah kuyup, atau mungkin stres niy anak mandi sama baju-bajunya”. Oh-em-ji, malunya aku saat melihat semuanya menatap padaku.

Walaupun urat maluku udah putus, tapi kan ada rasa risih juga. Tapi ya gak pa-pa lah, seru kan disaat yang lainnya bajunya kering, hanya aku sendiri yang punya baju basah. hehehehehe *pembelaan niy*

Ya begitulah teman-teman, keo’onanku yang bego banget. Aku harap kalian jangan menirunya yak kecuali kalau kalian sudah tidak punya urat malu seperti diriku. hehehehehe

So walaupun kalian ingin sekali hujan-hujan jangan pernah dilakukan jika kalian masih dalam perjalanan kecuali jika kalian sudah di rumah dan ingin melaksanakan keinginan hujan-hujan tersebut, apalagi bagi yang bawa motor jika kalian tidak ingin bernasib sama seperti si cewek imut nan mungil ini. Sedialah jas hujan sebelum hujan (bagi yang bawa motor), dan satu lagi jika kalian sudah sedia jas hujan pakailah jas hujan tersebut disaat hujan melanda. Jangan meniru diriku yang tidak mau memakai jas hujan hanya karena memakai jas hujan itu kelihatan gak asyik dengan bentuknya yang berkibar-kibar (maklum jas hujanku model jadul).

Sekian cek dan ricek dari cewek imut nan mungil di Kota Surabaya

Iseng

Hari minggu aku menjadi korban keisengan teman-temanku. Pengin marah emang, tapi aku gak bisa marah sama merka. Yang ada aku malah ketawa ngakak kayak mak lampir. Tapi aku bukan mak lampir loh, harap diingat itu.

Nah ceritanya seperti ini, hari minggu gak ada sms atau kabar dari si komandan (cie…. hush apaan sih. hehehehehe). Akhirnya aku pun siang-siang kemaren iseng sms ke dia, eh ternyata dan ternyata ha-penya gak aktif. Okelah mungkin dipinjem anak-anak. Sabar menunggu dech……

Sampai akhirnya di sore hari yang mendung *glodak* ada sms dari si komandan. Katanya dia lagi ada di kota Sidoarjo, main sama anak-anak. Ya udah gak pa-pa dech lagian aku punya hak apa melarang dia, toh dia juga udah di Sidoarjo saat itu. Dia pun kasi kabar mau pulang dan itu sudah jam 7 malam. Ati-ati yak, aku mendoakannya (ehem… ehem….) ya harus didoakan lah nah wong teman-temannya itu ugal-ugalan kalau naik kendaraan. Itu pun pas berangkat katanya kena tilang. Nah loh……..

Tunggu punya tunggu sambil maen PS, akhirnya jam 9 malam pas aku mau siap-siap tidur, aku coba buat sms ke dia tanya kabar lagi. Eh tau apa yang aku dapatkan adalah sms dari temannya yang mengatakan kalau mereka yang dari Sidoarjo ini kecelakaan. Dieng….. Duar…. Blar….. *bunyi petir seperti itu yak? Ah whatever* Yang jelas saat itu aku langsung bingung setengah mampus. Kecelakaan? Dimana? Sekrang gimana? Pokoknya banyak pertanyaan yang harus ada jawabannya saat itu juga.

Aku pun langsung kasi kabar ke temanku yang juga temannya komandan. Dia juga kaget tapi lantas dia tanya kabar yang jelas ke teman-temannya. Dan saat dia sms ke aku, aku langsung bingung karena dia bilang aku telah di bohongi. Ingat : Dibohongi. Dibohongi???? Masih kurang jelaskah, iya dibohongi, diisengi. Lalu siapa yang harus aku percaya????

Bingung prend, mana yang harus aku percaya???? Malamnya aku gak tidur, bukannya berpikir tentang kecelakaan itu atau berpikir tentang si komandan tapi aku berpikir mana yang harus aku percaya saat ini????

Lagian buat apa sech mereka semua isengi aku??? bohongi aku??? Atau mungkin mereka ngefans kali ma aku *bletak, aneh-aneh ajah*.

Akhirnya esoknya aku cari bukti, aku datangi distronya si komandan. Dan tau apa yang kulihat, dia asyik-asyik ajah sambil maen gitar disana. Aku yang melihatnya saat itu langsung dongkol, bingung, pengin marah, pengin nangis tapi gak bisa nangis (cewek aneh).

“Katanya kecelakaan, katanya gegar otak, katanya pingsan, katanya mau mati.” huwakakakakakakakakak, HAH?! Saudara-saudara apakah aku gila, aku butuh jawaban dan dia malah ketawa ngakak. Oh-em-ji dunia sudah mulai kacau ternyata.

“Iya kemaren aku emang kecelakaan beneran, tapi gak pa-pa kok. Kamu ntu cuman diisengi doank.” Itulah jawaban yang aku dapatkan dari dia. Garis bawahi kata-kata diisengi doank, kalau perlu pertebal tulisan itu. Diisengi doank, ingat! diisengi doank. Dan mereka tanpa pernah melihat perasaanku, mengisengi diriku yang imut nan manis ini.

Awas kalian kalau ketemu aku akan balas dendam, beneran akan aku gibeng kalian. Aku ntu bingung banget, bahkan saat si komandan bilang kalau dia beneran kecelakaan, aku masih bingung gak tau harus sedih, kaget atau ketawa. Anjrit tuch anak-anak. Gila, gokil banget.

“Kan kalau gak gitu gak seru.” Itu pembelaan dari si komandan. Okelah seru…. seru….. “Kan kamu suka yang seru-seru.” He-em seru…. bener-bener seru, apalagi kalau aku sudah menggibeng anak-anak, pasti akan jadi tambah seru. hehehehehehe

Rezek bener kok mereka itu. Saudara-saudara yang tercinta aku terkena keisengan teman-temanku. Mereka pada gila semua emang, atau mungkin mereka gila gara-gara akrab sama aku yak?! Oh itu tidak mungkin, masak sih cewek manis nan imut ini membawa virus ke-gila-an, ya gak mungkin laah…..

Yach pokoknya keep crazy dech, mari kita penuhi bumi ini dengan orang gila-gila. huwakakakakakakakak *senyum kemenangan pahlawan bertopeng*

Next Page »